Jenis Tanaman HTI

Pemilihan jenis tanaman diarahkan pada jenis-jenis yang memenuhi kriteria sesuai dengan tujuan pembangunan HTI PT. Gorontalo Citra Lestari yang bertujuan untuk menghasilkan Kayu Pertukangan sebagai bahan baku Industri Pengolahan Kayu.

Dalam penentuan jenis tanaman yang akan dikembangkan dalam pembangunan HTI, memperhatikan beberapa faktor yaitu : kesesuaian tempat tumbuh, pertumbuhan yang cepat, benih  cukup tersedia dan mudah diperoleh, tahan terhadap serangan hama dan penyakit, pengusaan teknik silvikultur, serta pemasaran produknya. Berdasarkan faktor-faktor tersebut, maka jenis yang dikembangkan yaitu :

  1. Jenis Tanaman Pokok adalah Jabon putih (Anthocephalus cadamba), Jabon merah (Anthocephalus macrophyllus), Cempaka (Cananga sp) Sengon (Paraserianthes sp) dan jenis lainnya.
  2. Jenis tanaman Kehidupan ditetapkan berdasarkan pertimbangan ekonomi, sosial dan ekologis,  serta merupakan bentuk kerjasama yang disepakati bersama antara PT. Gorontalo Citra Lestari dengan masyarakat terutama untuk mendukung program ketahanan pangan (padi, jagung, dan lain lain).

Pada unit Tanaman Pokok, digunakan daur tanaman 8 (delapan) tahun dengan jarak tanam 3 x 4 m. Dengan proyeksi pada akhir daur terdapat 500 pohon/ha, volume pohon 0,4 m3/pohon maka akan diperoleh volume pada saat panen sebesar 200 m3/ha, atau riap rata-rata tahunan (MAI) diharapkan sebesar 25 m3/ha/tahun.

Sedangkan pada unit Tanaman Kehidupan, dikelola dengan pola agroforestri, yaitu mengkombinasikan tanaman berkayu dengan tanaman pangan (padi, jagung, dan lain-lain) untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung program ketahanan pangan.