Sejarah Pengelolaan

 

Konsesi hutan tanaman industri  PT GNJ memiliki sejarah cukup panjang dari sisi fungsi hutan, pada awalnya konsesi PT GCL merupakan bekas konsesi pengusahaan hutan alam PT. Centralindo Panca Sakti ( SK  No. 663/Kpts-II/92  mulai beroperasi sekitar tanggal 30-Juni-1992). 

Selama periode pengelolaan hutan, Eks PT Centralindo Panca Sakti melakukan pengelolaan hutan berdasarkan sistem silvikultur tebang pilih atau biasa disebut Tebang Pilih Tanam Indonesia (TPTI).  Pengelolaan hutan oleh Eks PT Centralindo Panca Sakti berakhir sebelum habis masa berlaku izin konsesinya.

PT GCL memperoleh Ijin Usaha Pemanfaatan hasil Hutan Kayu pada Hutan Tanaman (IUPHHK-HT) berdasarkan SK Menhut No.610/Menhut-II/2011 tanggal 25 Oktober 2011 dengan luas areal 29.750 hektar di bekas areal Eks PT Centralindo Panca Sakti.  Kondisi tutupan hutan dari tahun 1997 sampai 2015 dapat dilihat pada Gambar 1, 2 dan 3 di bawah ini.

 landsat-1997

Gambar 1.   Peta penutupan lahan di areal konsesi GCL dan GNJ tahun 1997

landsat-2002
Gambar 2.   Peta penutupan lahan di areal konsesi GCL dan GNJ tahun 2002

landsat-2015
Gambar 3.   Peta penutupan lahan di areal konsesi GCL dan GNJ tahun 2015