Sistem silvikultur Tebang Jalur Tanam Indonesia (TJTI)


Tujuan TJTI adalah meningkatkan produktivitas hutan alam tegakan tidak seumur melalui tebang jalur dan memanfaatkan ruang tumbuh untuk meningkatkan riap dalam rangka memperoleh panenan yang lestari dengan prinsip diterapkan pada areal berhutan terdegradasi yang ditetapkan sebagai areal TJTI dalam RKUPHHK,  sistem silvikultur untuk tegakan tidak seumur, jalur tanam dengan lebar maksimal 140 m, jalur antara dengan lebar maksimal 35 m,  tidak melakukan penebangan pohon pada jalur antara, melakukan penanaman pada jalur tanam dan pengayaan pada jalur antara dengan jenis unggulan lokal, teknik pemanenan dengan menebang pohon yang ditanam, baik yang ada di dalam jalur tanam maupun pada jalur antara (pengayaan), meningkatkan riap,  mpertahankan keanekaragaman hayati, menciptakan ruang tumbuh optimal bagi tanaman, dan penanaman jenis unggulan lokal.