Pengelolaan hutan lestari mengandung makna bahwa pengelolaan hutan dan pemanfaatan hutan harus dilandasi oleh kemampuan daya dukung sumberdaya hutannya sendiri, pemahaman dan kemampuan  mengidentifikasi jenis industri dan memahami perilaku bisnisnya.

Hal tersebut berarti bahwa agar sasaran pengelolaan dan pemanfaatan hutan lestari bisa tercapai diperlukan strategi yang efektif di dalam implementasinya di lapangan.

  • Strategi Pengelolaan dan Pemanfaatan Hutan
    • Menerapkan sistem silvikultur terpilih yang dapat menjamin kelestarian produksi dalam arti terjaminnya pasokan kebutuhan hasil hutan berupa kayu bulat.
    • Menerapakan pengaturan hasil berdasarkan kemampuan daya dukung sumberdaya hutan yang ada dengan menerapkan jatah produksi (AAC) secara baik dan ketat.
    • Menerapkan sistem pemanenan hasil yang mempertimbangkan aspek konservasi tanah dan air (Reduced Impact Logging/RIL) serta penggunaan peralatan berat dalam pemanenan yang efektif dan efisien sehingga diharapkan dampak yang ditimbulkan terhadap lingkungan seminimal mungkin.
  • Strategi Pengelolaan Ekosistem Hutan
    • Meningkatakan peranan dan potensi kawasan konservasi dan pelestarian plasma nutfah, seperti Kebun Bibit (insitu dan eksitu), areal pelestarian plasma nutfah, areal pelestarian/pengungsian satwa liar dengan menjaga dan menjamin keberadaan lokasi-lokasi kantong satwa secara ketat dan baik.
    • Menerapkan pelaksanaan Rencana Kelola Lingkungan (RKL) dan Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL) secara tertib, terukur dan rasional.
    • Menjaga kelestarian ekosisitem hutan dan perambahan liar, perladangan dan kebakaran hutan dengan meningkatkan peran serta masyarakat dan instansi terkait.
  • Strategi Pengelolaan Sosial, Ekonomi dan Budaya Masyarakat
    • Menerapkan Pemberdayaan Masyarakat Desa Hutan dengan meningkatkan peran serta masyarakat, koperasi dan instansi terkait.
    • Meminimalkan potensi konflik tata batas dengan tanah adat melalui identifikasi, deliniasi dan pemetaaan tanah adat yang dilakukan secara partisipatif.
  • Strategi Pengelolaan Kemapanan dan Kemandirian perusahaan IUPHHK-HA
    • Menerapkan pengelolaan Sumberdaya Manusia (SDM) yang unggul dan produktif, dengan meningkatkan kualitas profesionalime sumberdaya manusia melalui pelatihan/pendidikan yang terkait, penjenjangan dan penghargaan berkarir serta "quality control" yang baik.
    • Meningkatkan efektifitas, efisiensi dan produktifitas kerja perusahaan dengan menerapkan Standard Operating Procedures (SOP) pada semua jenis kegiatan pengelolaan dan pemanfaatan hutan, serta melakukan penilaian dan evaluasi berkala terhadap efektifitas, efisiensi dan produktifitas kerja personil perusahaan.
    • Menerapkan Sistem Informasi Manajemen (SIM) yang cepat, akurat, dan terukur, dalam kaitannya dengan manajemen perencanaan, manajemen operasional serta monitoring dan evaluasi.