Seluruh Jajaran Manajemen IUPHHK-HA PT Gema Hutani Lestari, mulai dari Top Management, Middle Management, Lower Management sampai Operator Pelaksana di lapangan, berkomitmen untuk melaksanakan pengelolaan hutan areal kerja IUPHHK-HA PT Gema Hutani Lestari memenuhi Prinsip-Prinsip dan Kriteria-Kriteria Forest Stewardship Council® (FSC®).


Kepatuhan terhadap hukum dan prinsip-prinsip FSC®

Pengelolaan hutan harus menghormati seluruh perundangan yang berlaku di Indonesia, dan perjanjian-perjanjian international yang telah ditandatangani oleh Negara Indonesia, dan mematuhi seluruh prinsip-prinsip dan kriteria-kriteria FSC.

Hak Penggunaan dan Penguasaan/Pemanfaatan Lahan Serta Kewajibannya

Hak penggunaan dan hak pemanfaatan dalam jangka panjang terhadap lahan dan sumberdaya hutan harus secara jelas ditentukan, didokumentasikan dan ditetapkan secara legal.

Hak-Hak Masyarakat Adat

Hak-hak hukum dan hak-hak adat dari masyarakat asli atau adat untuk memiliki, memanfaatkan, dan mengelola lahannya, wilayahnya, dan sumberdayanya harus diakui dan dihormati.

Hubungan Komunitas (dengan masyarakat) dan Hak-Hak Pekerja

Kegiatan-kegiatan pengelolaan hutan harus memelihara dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial dalam jangka panjang dari para pekerja hutan dan masyarakat lokal.

Manfaat/Keuntungan dari Hutan

Aktifitas pengelolaan hutan harus mendorong penggunaan yang efisien atas produk dan jasa dari keragaman hutan untuk menjamin keberlanjutan ekonomi dan cakupan terhadap lingkungan dan manfaat sosial.

Dampak Lingkungan

Pengelolaan hutan harus memelihara keanekaragaman biologi dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya meliputi sumberdaya air, ekosistem-ekosistem yang rawan dan unik, tata ruang, dan dengan sepenuhnya melakukan pemeliharaan fungsi-fungsi ekologi dan intergritas hutan.

Perencanaan Manajemen

Suatu perencanaan manajemen - pada skala dan intensitas kegiatan yang tepat - harus disusun, diimplementasikan dan selalu diperbaharui.  Tujuan pengelolaan dalam jangka panjang, dan bagaimana hal tersebut bisa dicapai harus dinyatakan secara jelas.

Pemantauan dan Penilaian

Pemantauan harus dilakukan - pada skala dan intensitas pengelolaan htuan yang tepat - untuk menilai kondisi hutan, hasil hutan, sistem penelusuran kayu, kegiatan-kegiatan manajemen dan dampak-dampak sosial dan lingkungan.

Pemeliharaan Terhadap Hutan Yang Memiliki Nilai Konservasi Tinggi

Kegiatan manajemen di dalam hutan yang memiliki nilai konservasi tinggi harus memelihara dan meningkatkan atribut-atribut dari hutan tersebut.  Penetapan hutan-hutan yang memiliki nilai konservasi tinggi harus selalu dipertimbangkan dalam konteks pendekatan terhadap pencegahan.